Uncategorized

Sebagai praktisi di Digital Marketing saya ingin membagikan strategi dalam membangun “Brand” bisnis di sosial media. Seperti kita tahu, orang lebih cepat dan mudah mendapatkan informasi dari sosial media dibanding dengan media lainnya meski sama-sama berbasis online.

Sebenarnya strategi dalam membangun Brand ini cukup sederhana, namun tidak sedikit orang yang gagal dalam membangun bisnisnya di sosial media.

  1. Tentukan target audience

Gini, anda  mau jual pakaian wanita tetapi buka toko di depan asrama cowo. Kira-kira banyak gak yah yang beli? Pasti lebih sedikit, dibanding anda membuka toko di depan asrama perempuan kan.
Nah, sebelum promosi anda harus tau siapa sih target konsumenmu. Tentukanlah target audience mu, jenis kelaminnya apa, usianya berapa, mereka tinggal dimana, apa hobinya, apa yang mereka suka dll.

Dari data tersebut anda bisa melakukan marketing di sosial media secara tertarget. Bisa juga anda menentukan jenis postingan seperti apa sih yang lebih “target” minati.

Gaya bahasa dalam mempostingpun harus disesuaikan dengan target, bila targetmu anak muda maka gaya penulisan harus yang santai dan gaul. Beda halnya bila targetnya orang tua atau dewasa, maka gaya penulisan harus formal dan berisi serius.

Dari gaya komunikasi maka akan tercermin Brand yang anda bangun.

  1. Menentukan Media Utama.

Semakin banyak sosial media yang kita gunakan maka semakin terkenal dan banyak orang-orang yang tau mengenai Brand kita. Yup.. Benar sekali, tetapi perlu dipertimbangkan kembali aspek berikut:

  1. Waktu
  2. Biaya
  3. Tenaga

Tiga aspek diatas apakah sudah terpenuhi dengan baik?

Perlu diketahui setiap platform media sosial memiliki alogaritma yang berbeda dan cara penggunaannya pun yang berbeda.

Anda harus cek seluruh sosial media yang digunakan, mencari followers dari tiap platform dan memantau prilaku sosial di media-media tersebut.

Jika ketiga aspek itu tidak terpenuhi maka anda akan kewalahan dan justru tidak membangun apa-apa untuk brandmu.

Saya menyarankan untuk anda FOKUS terhadap satu sampai dua platform sosial media, dalam membangun Brand bisnis.

Dari data yang dilansir oleh APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) sosial media yang paling banyak digunakan adalah Facebook dengan jumlah 71,6 juta penduduk atau sekitar 54%. Dilanjutkan dengan Instagram 15%, Youtube 11%, Google+ 6%, Twitter 5,5% dan LinkedIn 0,6%.

  1. Membuat jadwal rutin

Sosial media memang 24 jam tidak pernah mati, namun dalam waktu tersebut tidak mungkin akan diakses banyak orang dalam waktu yang bersamaan.

Jadi, dalam memposting sesuatu kita juga harus menentukan waktu yang pas seperti jam-jam sibuknya target anda kepoin sosial medianya.

Jika anda post jauh sebelum mereka buka sosial media, kecil kemungkinan konten yang anda post dilihat mereka. Karena orang akan malas scroll kebawah untuk membuka seluruh informasi yang ada pada beranda mereka.

Maka dari itu saya menyarankan anda untuk menjadwal, seperti menentukan jam berapa akan di post dan berapa kali dalam sehari.

Semakin banyak kita mempulikasikan sesuatu tidak selalu baik loh untuk branding. Karena bisa jadi orang malah kesel dan menganggap itu sebagai spam sehingga mereka unfollow kita.

  1. Gunakan Ads

Sekarang ini fungsi ads/iklan sangatlah penting, terlebih setiap platform sosial media selalu mengupgrade sistemnya sehingga semakin sulit dalam bersaing.

Fungsi ads disini sangat membantu untuk mempromosikan Brand, anda dapat menargetkan kepada siapa iklan ini dituju. Yang pasti audience yang sudah kita tentukan seperti poin ke-1.

Nah, dari empat poin diatas saya harap anda dapat memulai branding dengan benar. Tetapi buat yang sudah terlanjur acak-acakan dan tidak ada arah bisa kok diperbaiki sehingga brand anda menjadi jauh semakin baik.

February 9, 2017

Strategi Membangun Brand Bisnis di Sosial Media

Sebagai praktisi di Digital Marketing saya ingin membagikan strategi dalam membangun “Brand” bisnis di sosial media. Seperti kita tahu, orang lebih cepat dan mudah mendapatkan informasi […]